
Sijuk – Maraknya peredaran obat-obatan terlarang dan penyalahgunaannya di Indonesia sudah masuk dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
Berangkat dari hal tersebut Team Pengawasan Obat dan Makanan kabupaten Belitung, mengadakan sosialisasi Stop Penyalahgunaan Obat dengan tema melindungi Generasi Muda dari penyalahgunaan Obat dan stop Penyalahgunaan Obat “BEDULANG OBAT”, di LAB IPA SMPN 1 Sijuk, Selasa (22/08/2023).

“Sengaja sosialisasi ini kami tujukan kepada anak-anak usia sekolah khususnya SMP karena peredaran obat yang marak di kalangan mereka,” ujar Ibu Trecya Fujiastuti, S.Farm.,Apt menurut Beliau “Karenanya kami berharap siswa yang hadir pada sosialisasi ini bisa menularkan apa yang didapat ke teman-temannya sehingga angka penyalahgunaan obat bisa semakin ditekankan,” harapnya.
Sementara, menurut penuturan dari Kesiswaan SMPN 1 Sijuk yang mewakili pihak sekolah menegaskan selama ini pihaknya telah bekerja keras untuk, mensosialikasikan bahaya penyalahgunaan obat dan peredarannya di masyarakat yang juga memang bekerja sama dengan pihak Puskesmas Sijuk.

Selain gencar melakukan sosialisasi ke Siswa dan siswi di Belitung BPOM juga melakukan proses sesuai ketentuan yang berlaku.
BPOM Kabupaten Belitung sendiri, Juga berkomitmen untuk mencegah maraknya peredaran obat-obatan terlarang beserta penyalahgunaannya, mulai dari anak-anak usia sekolah hingga orang dewasa. Salah satunya seperti yang dilakukan Dinas Pendidikan yakni dengan cara mendorong sekolah untuk menggalakkan kegiatan kesiswaan seperti ekstrakurikuler dan penyaluran bakat yang sesuai dengan siswa.

Kegiatan sosialisasi ini adalah langkah awal dari Badan POM menjangkau kalangan Remaja. Sebelumnya sosialisasi yang sama diadakan di Kabupaten, Selanjutnya Badan POM akan melakukan road show ke sekolah-sekolah setingkat SMP di tiap Kabupaten untuk mensosialisasikan Stop Penyalahgunaan obat.
