
Pemerintah Kabupaten Belitung melalui Musium Pemkab Belitung mengadakan lomba cerdas cermat untuk tingkat SMP/MTS se-Kabupaten Belitung dan Debat bahasa daerah tingkat Guru atau tenaga pendidik lainnya pada 5-8 september 2024 di Museum pemkab Belitung. Lomba ini bertujuan untuk mengasah pengetahuan siswa tentang sejarah dan Hikayat sebuah manuskrip raja berekor, serta memupuk kecintaan terhadap warisan budaya lokal di musium.


Acara yang berlangsung selama Empat hari tersebut diikuti oleh berbagai sekolah menengah pertama, dan madrasah tsanawiyah, serta SMA/MA di Belitung. Peserta menunjukkan pengetahuan yang mendalam tentang berbagai topik terkait dengan sejarah dan budaya daerah Belitung.


Dalam kompetisi ini, SMPN 1 Sijuk meraih juara pertama untuk cerdas cermat yang diikuti oleh:
1. Akmal Rizky
2.Fauzil Raditya
3.Shiza Andridayu Nazia Putri
dan juara Tiga untuk lomba debat bahasa daerah tingkat guru, diikuti oleh sekolah lainnya, selain itu lomba di museum terdapat 3 kategori lomba yaitu cerdas cermat tingkat SMP, Debat antar guru, dan lomba menghias jamang dan pending.
untuk lomba debat bahasa daerah tingkat Guru diikuti oleh:
- Rizky Prasetyo, S.Pd.
- Theresya Margaretha, S.Pd.


Kepala Museum, juga memberikan sambutan positif. Dalam pernyataannya, beliau mengungkapkan kegiatan lomba ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang sejarah dan budaya lokal tetapi juga memperkuat rasa kebanggaan mereka terhadap warisan budaya Belitung. Dalam penyampaian Kepala UPT Musium Bapak Revzan MayNovri, S.Sn. “Kami berharap lomba ini dapat menjadi motivasi dan kemajuan bagi siswa-siswi sekolah-sekolah lain untuk lebih aktif dalam mempelajari dan melestarikan museum serta sejarah daerah Belitung,” tegasnya.


Selama empat hari pelaksanaan, peserta lomba cerdas cermat menunjukkan performa yang mengesankan dengan menjawab berbagai pertanyaan seputar sejarah, cagar budaya, dan koleksi museum. Penilaian dilakukan dengan sangat ketat untuk memastikan bahwa hasil yang diperoleh mencerminkan pengetahuan yang sebenarnya.


Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan positif dari masyarakat. Para pengunjung museum yang kebetulan berada di lokasi turut menyaksikan dan memberikan dukungan kepada peserta. Mereka mengapresiasi inisiatif pemerintah daerah dalam mengadakan acara yang edukatif dan bermanfaat bagi generasi muda.


Dalam penutupan acara, para pemenang menerima penghargaan dan sertifikat dari panitia. Para peserta, baik yang meraih juara maupun yang mendapatkan predikat harapan, diharapkan dapat terus mengembangkan pengetahuan dan kecintaan mereka terhadap sejarah dan budaya. Dengan demikian, lomba cerdas cermat dan debat bahasa daerah ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya pelestarian warisan budaya Belitung.


Dengan berakhirnya lomba, Pemerintah Kabupaten Belitung. berharap acara seperti ini dapat dijadikan agenda tahunan untuk terus menumbuhkan minat belajar dan kecintaan terhadap sejarah serta budaya di kalangan pelajar dan dunia pendidikan secara luas, dengan penyampaian PJ Bupati Belitung “Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang budaya dan sejarah daerah Belitung,” begitulah akhir dari penutupan acara pekan kebudayaan daerah lomba edukatif kultural yang diselenggarakan oleh museum pemkab Belitung.
Penyunting: Rizky Prasetyo
