
SMPN 1 Sijuk baru-baru ini mengadakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Anti-Bullying yang sebelumnya sudah dilaksanakan beberapa minggu yang lalu, pembelajaran meliputi pembuatan poster, drama, dan persiapan pemilihan Duta Anti-Bulying serta ditutup dengan deklarasi penanda tanganan terkait bullying dan stop kekerasan didalam dan diluar lingkungan sekolah, yang dimulai dari Kepala SMPN 1 Sijuk dan seluruh warga sekolah yang lainnya.


Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya memberikan pemahaman mendalam kepada siswa tentang dampak buruk bullying serta pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan verbal maupun fisik. Salah satu rangkaian utama dari kegiatan ini adalah Pemilihan Duta Anti-Bullying, yang diikuti oleh para siswa dari berbagai kelas dengan semangat dan antusiasme tinggi. Yang akhirnya predikat Duta anti bullying disabet oleh kelas 9A Yaitu saudara M. Akmal Risky dan Dyla Adelia, serta untuk pemenang Poster Anti Bullying adalah, Chintia shella kelas 8D, Imellda Azura kelas 8D, dan Egi dari kelas 8B.


Dalam program pemilihan Duta Anti-Bullying, setiap kandidat ditantang untuk menampilkan ide kreatif dan inovatif mereka tentang cara mencegah dan menangani bullying di lingkungan sekolah. Para peserta memaparkan gagasan, kampanye, serta strategi pencegahan bullying yang efektif. Tidak hanya itu, mereka juga berbagi pengalaman, baik dari sudut pandang korban maupun saksi, yang memperlihatkan sisi empati dan kesadaran sosial yang mereka miliki.



Setelah proses seleksi yang ketat, terpilihlah Duta Anti-Bullying SMPN 1 Sijuk, sosok inspiratif yang memiliki visi kuat untuk memerangi bullying di sekolah. Duta terpilih ini akan berperan sebagai penggerak dan motivator bagi teman-temannya, mengajak mereka untuk menjaga lingkungan sekolah dari perilaku negatif dan mendukung siswa lain yang mungkin menjadi korban. Ia juga akan aktif dalam menyelenggarakan kampanye anti-bullying, termasuk memberikan edukasi, membangun jejaring dukungan, dan membantu guru dalam menciptakan suasana belajar yang positif dan harmonis.


Kepala Sekolah SMPN 1 Sijuk mengungkapkan harapannya bahwa Duta Anti-Bullying yang terpilih dapat menjadi panutan dan inspirasi bagi seluruh siswa untuk selalu menghormati sesama, menjunjung toleransi, serta mengedepankan sikap empati. Program ini juga diharapkan bisa menjadi langkah awal untuk mengurangi tindakan bullying dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya sikap saling menghargai.


Harapan: Melalui kegiatan P5 dengan tema Anti-Bullying ini, SMPN 1 Sijuk berharap mampu mencetak generasi muda yang berkarakter, peduli, dan berani melawan segala bentuk kekerasan.


Semoga dengan adanya Duta Anti-Bullying, tercipta lingkungan sekolah yang harmonis, aman, dan mendukung proses belajar-mengajar bagi seluruh siswa.


