

Kanker serviks saat ini menempati urutan ke 4 di dunia kanker terbanyak pada perempuan dan ke 2 terbanyak pada perempuan di Indonesia (Globocan, 2022)
Kasus baru per tahun di Indonesia 36.964 dengan 20.708 kematian, maka diperkirakan setiap jam ada 2 perempuan meninggal akibat kanker serviks.
Pemerintah berkomitmen mencapai eliminasi kanker leher rahim 2030, salah satu upayanya melalui pemberian imunisasi HPV. Imunisasi HPV diberikan sebanyak 1 dosis, bagi sasaran rutin dan kejar sesuai dengan rekomendasi WHO, setiap bulan Agustus dalam BIAS. Walaupun penerimaan Imunisasi HPV pada tahun 2024 cukup baik, namun masih ditemukan tantangan dalam pelaksanaannya
Diperlukan dukungan dan peran aktif dari seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan pemberian imunisasi HPV dalam Bulan Imunisasi Anak Usia Sekolah (BIAS)

Karena akan di adakannya vaksin HPV di SMP Negeri 1 sijuk dengan sasaran seluruh siswa putri kelas 9, maka di rasa perlu di akan edukasi / sosialisasi ke orang tua siswa tentang pentingnya vaksin tersebut. Dengan bekerja sama dengan Puskesmas Sijuk, SMP Negeri 1 Sijuk mengadakan sosialisasi di Lab IPA SMP Negeri 1 Sijuk yang di laksanakan pada hari selasa , 2 September 2025.

Di sosialisasi petugas juga menjelaskan tentang keluhan/ gejala yang umum terjadi setelah vaksin di laksanakan dan tindakan yang bisa di lakukan.
Semoga Kegiatan vaksin sukses di laksanakan sehingga bisa mengurangi resiko kematian akibat kanker serviks di Indonesia
